Time

Jumat, 26 Juni 2015

Sarah

Sarah,
Kaulah pucuk yang tak terlihat. Bayang-bayang gelap pada dirimu membuat aku berhasrat ingin mendekat. Kau gerak dalam gelap, diam seakan kau hanya mampu melihat. 

Sarah,
Adakah sedikit saja kulihat indahnya senyummu? Jangan kau belakangi surya, sebab gerhana cukup bulan saja yang menentang cahaya dari segala cahaya di jagad raya. 

Sarah,
Bila mimpi ternyata hanya bisa membungkus segala asa, kejamkah aku bila menganggapmu sebagai pendosanya? Kau gadis diam, tapi kau tak tau bila aku lebih diam mengertikanmu. 

Sarah,
Aku sudahi segala keasaan. Aku cukupkan segala kehasratan. Aku tunaikan segala keinginan. Dari tempat ini aku akan pergi, setelah sudah kupahami dirimu jauh hari yang cukup lama. 

Sarah,
Tak ada mimpi yang jauh lebih indah selain mengenalmu. Duhai perempuan yang bersahabat pada kegelapan, sampaikan salamku pada malam-malam yang penuh ketenangan.

(26062015 - Kamar Gadis)

1 komentar: